Siang ini, selasa 30 September 2014. Sepulang jam sekolah, aku dan abang menuju rumah temannya, beserta kubawa ade' dalam kereta dorong. Cuaca terik, namun tak menyurut langkah untuk batal pergi. Untuk apa? Ngambil seekor kucing (terlantar, beritanya) mumpung ada yang mau adop. Karena beliau jauh-jauh dari Buah Batu bersedia ngambil ke Cinunuk demi kitten.
Niatnya aku mau ambil seekor, ternyata pas nyampe di tempat. Tersuguh pemandangan yang haru. Kitten yang umur tiga bulanan masih pada nyusu induknya. Akhirnya empat kitten plus satu induknya kubawa ke rumah. Whatever tentang 'marah' abi. Asbab di rumah sudah ada lima kitten usia sebulanan yang di-rescue.
Papanasan berjibaku membawa lima kucing yang ditempatkan di kardus, kuletakkan di bawah jok ade'. Di tengah perjalanan si induk melompat keluar, namun terus saja mengikuti gegas langkah kami. Di matanya, dalam ngeong suaranya, kurasakan kasihsayang ibu.
Setelah sampai di rumah, si induk di sambut lima kitten sapi (kusebut begitu karena warna mereka laiknya sapi perah), masyaAlloh, ia bersedia menyusui kitten sapi :,)
Oow, manusia... Bagaimana yang di antara kalian tega menelantarkan anakanak kalian? Malu kiranya pada induk kucing yang kukisahkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar